Pangeranku, ku lihat wajahmu sayu
Gundah menggelayut raut tampanmu
kau hanya diam
tak tahu kalau aku risau akan risaumu
ah.. ingin rasanya kubuang raut cemberutmu itu
tapi, aku hanya mengenal namamu..
bagaimana aku bisa mengeluarkan gundah itu darimu?
Bahkan hanya hitungan jari kau berbicara kepadaku,
itupun kau kulihat kau sama gugupnya denganku
hei... aku tahu kau juga menyukaiku.
pangeranku, tersenyumlah.. untukku (calon) permaisurimu
No comments:
Post a Comment